SEJARAH ITU….
1.URUTAN PERISTIWA
2.NARASI
3.DINAMIKA
Sejarah Pemikiran Islam
1.Babak Klasik (650-1250M)
2.Babak Pertengahan (1250-1800M)
3.Babak Modern (1800-Kini)
BABAK KLASIK
Fase ekspansi, integrasi & Puncak kemajuan (650-1000 M)
1.Dari Afrika Utara – Spanyol
2.Dari Persia - India
Fase disintegrasi (1000 – 1250 M).
1.Keutuhan politik Islam pecah, Baghdad dirampas Hulaghu Khan.
2.Khilafah, sbg lambang kesatuan politik Islam hilang.
BABAK PERTENGAHAN
Fase kemunduran (1250-1500 M)
1)Desetralisasi & disintegrasi meningkat, syi’ah vs sunni, Arab vs Persia.
2)Dunia Islam terbagi 2;
1.Arabia, Irak, Suria, Palestina & Afrika Utara dg Pusat di Mesir
2.Balkan, Asia Kecil, Persia & Asia Tengah dg Pusat di Iran.
Fase 3 Kerajaan Besar (1500-1800 M)
1)Era Kemajuan (1500-1700 M)
1.Turki Usmani, Safawi Persia & Mughal India.
2)Era Kemunduran (1700-1800 M).
2.Usmani terpukul ke Eropa,
3.Safawi terpukul serangan suku-suku afghan,
4.Mughal dikeroyok raja-raja India.
JEJAK PEMIKIRAN MODERN
Kita bisa telusuri ide-ide dasarnya dari babak pra-modern
1.Tradisi Pemikiran Usmani
2.Tradisi Pemikiran India
3.Tradisi Pemikiran Persia
4.Tradisi Pemikiran Arabia
TRADISI PEMIKIRAN USMANI
Masa Sultan Ahmad III (1703-1730 M)
1.1720, Celebi Mehmed dikirim ke Paris mengunjungi pabrik2, benteng & Institusi Perancis – Sefaretname.
2.1741, Said Mehmed dikirim ke Paris
3.1717 De Rochefort ke Istanbul
4.1729, Comte de Bonneval – Humbaraci Pasya
5.1734, Sekolah Teknik Militer
Ibrahim Mutafarrika (1670-1754 M)
1.1727, Buka percetakan di Istanbul (selain Qur’an, hadist,fikih, kalam & tafsir)
2.1717, Badan penterjemah terbentuk dengan 25 anggota.
Pembaharuan ditentang oleh;
1.Yeniseri (pasukan baru)--- tarekat Bektasyi. 1826 dihancurkan oleh Sultan Mahmud II.
2.Pihak ulama.
TRADISI PEMIKIRAN INDIA
1)Kesadaran akan kemerosotan politik, baik karena ekspansi Persia maupun Raja-raja India.
2)Syah Waliullah (1703-1762 M)
1.Sumber kelemahan umat Islam = perubahan dari sistem kekhalifahan (demokratis) jadi kerajaan (otokratis).
2.Hidupkan lagi masa khalifah 4.
3.Masuknya adat-istiadat & ajaran non Islam.
4.Anti taklid (Islam universal & Islam lokal)
5.1758, ia menyempurnakan terjemah Qur’an ke Persi
TRADISI PEMIKIRAN ARABIA
1)Muhammad Abdul Wahhab (1703-1787 M)
2)Perlawanan terhadap praktek tarekat.
KENDALA PENDEKATAN SEJARAH
1.MITOLOGI
2.BIAS IDEOLOGI
3.POLITIK BILAH BAMBU
4.HEGEMONI
5.GLORIFIKASI
6.NORMAL SCIENCIES
Dinamika Gugus Bayani-Kalam
1.Siapa yang berhak jadi khalifah
2.Khawarij, Murji’ah & Mu’tazilah
3.Qadariyyah & Jabbariyah
4.Al-Ma’mun 827 M menjadikan mu’tazilah sebagai paradigma resmi negara.
5.Abu al-Hasan al-Asy’ari (w.935 M) & Abu Manshur al-Maturidi (w.944 M).
Dinamika Gugus Bayani
1.Muhammad Abduh (purifikasi-rasional) menolak Asy’ariyah-Maturidiyah (tekstual-rasional).
2.Hasan Hanafi menolak Abduh dan menawarkan antroposentrisme teologis.
Dinamika Gugus Bayani-Fikih
1.Rasionalistik Hanafi ditolak oleh tekstualistik Maliki.
2.Keduanya digabungkan oleh Syafi’i.
3.Syafi’I Dikritik tekstualistik Ibn Hazm azh-Zhahiri.
4.Paradigma maliki bangkit dengan fundamentalistik Hambali.
5.Asy-Syatibi (w.790/1388) menawarkan maqosidhus Syar’iyyah.
Dinamika Gugus Irfani
1.Paradigma Zuhud-Hubb oleh Hasan al-Bashri (642-728 M) dan Rabi’ah Adawiyah (713-801 M) abad I dan II H.
2.Paradigma akhlaqi-sunni dari al-Ghazali (1058-1111 M) abad III-V H.
3.Paradigma tasawuf-falsafi dari Busthami (Persia, 713-801), al-Hallaj (858-921) dan Ibn ‘Arabi (1163-1240).
Arsip Blog
Pengantar Studi Islam (Pendekatan Sejarah)
Diposting oleh
psi ki_kelompok 8
, Sabtu, 22 Januari 2011 at 15:28, in
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar