Gunung Merapi meletus dan mengeluarkan awan panas pada pukul 17:00 dengan jarak letusan 1,5 – 2 Km telah menyebabkan 15 orang meninggal.
Akitifitas Gunung Merapi meningkat karena sudah adanya tanda-tanda yang sudah konkrit yaitu adanya Larva yang keluar dari Gunung Merapi mencapai 175 serta adanya Gempa Multivase sebanyak 37 x dalam sepekan terakhir. Peningkatan frekuensi guguran Larva bahkan telah mencapai 800 m turun dari puncak hari sabtu kemarin (23/10). Dari 117 x guguran , sebanyak 7 x guguran terdengar sangat keras akan tetapi tidak terjadi perubahan pada Morfologi puncak. Petugas BMG pun sudah memberi peringatan kepada warga yang berada disepanjang sungai yang berhulu diGunung Merapi dalam Radius 10 km untuk menghentikan aktivitas dan yarus dikosongkan yang mana tepatnya di 3 kecamatan yaitu CANGKRINGAN, PAKEM dan TURI.
(Didiskusikan oleh kelompok 7, 8 dan 9)
0 komentar:
Posting Komentar