WEK-WOK
this site the web
"kelompok 8 " mata kuliah Pengantar Studi Islam dosen Pengampu Bpk Muhammad Qowim, M.Ag jurusan KEPENDIDIKAN ISLAM Fakultas TARBIYAH dan KEGURUAN Universitas Islam Negri Sunan kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta.

PENGANTAR STUDI ISLAM

PENGANTAR STUDI ISLAM

A) Sejarah keilmuan islam

Pengertian islam
islam berasal dari kata dasar salima yang artinya selamat, tunduk. Jadi islam dalam arti luas adalah agama Allah yang diwasiatkan untuk mempelajari pokok-pokok dan syari'at-Nya kepada nabi Muhammad saw dan wajib (harus) menyampaikan kepada seluruh manusia.

Sejarah keilmuan islam dibagi menjadi 4 gelombang:

1.Gelombang Pengetahuan
pada masa 1-2 H itu disebut masa tadwin yaitu modifikasi sumber-sumber pengetahuan.

Sumbernya yaitu:
Al-Qur'an yang awalnya berupa lembaran-lembaran atau Mushhaf yang kemudian dicetak atau dibukukan pada masa khalifah Utsman bin Affan.
Hadist menurut bahasa berasal dari kata Hadasta (sesuatu yang baru) sedangkan menurut istilah ialah segala perkataan (sabda), perbuatan dan ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum dalam agama Islam. Untuk mengetahui apakah hadist itu shahih atau dha'if, maka hadist diklasifikasikan menjadi 3 hal yaitu:
Sanad atau isnad secara bahasa artinya sandaran, maksudnya adalah jalan yang bersambung sampai kepada matan, rawi-rawi yang meriwayatkan matan hadits dan menyampaikannya.
Matan secara bahasa artinya kuat, kokoh, keras, maksudnya adalah isi, ucapan atau lafazh-lafazh hadits yang terletak sesudah rawi dari sanad yang akhir.
Rawi adalah orang yang meriwayatkan hadist.

1.Gelombang ‘Ulumuddin
Yaitu ilmu yang digagas oleh orang islam untuk orang islam
Ushul ( ilmu pokok)
Ilmu kalam: Ilmu yang berhubungan dengan zat Allh dan sifat-sifat-Nya
Ilmu fiqih atau hukum: Ilmu yang melingkupi perbuatan manusia,mu'amalah dan 'uqubah.
Ilmu tasawuf atau akhlaq: Ilmu yang mencakup pengolahan jiwa sehingga semakin baik dengan menjalankan keutamaan-Nya dan meninggalkan perbuatan tercela.

Furu’ (ilmu cabang)
Ilmu nahwu: ilmu yang mempelajari kaidah untuk mengenal fungsi-fungsi kata yang masuk pada kalimat,mengenal hukum akhir kata, dan untuk mengenal cara mengi’rob.
Ilmu tajwid: ilmu yang mempelajari tata cara membaca Al-Qur'an
Ilmu shorof: menurut bahasa adalah berubah atau mengubah. Mengubah dari bentuk aslinya kepada bentuk yang lain. Adapun menurut istilah, shorof adalah berubahnya bentuk asal pertama yang berupa fi’il madhi, menjadi fi’l mudhori, menjadi mashdar, isim fa’il, isim maf’ul, fi’il amr, fi’il nahi, isim jaman, isim makan sampai isim alat.

Ilmu usuluddin konsepnya adalah yang jauh didekatkan atau yang abstrak dikonkritkan

2.Gelombang Orientalis
Yaitu ilmu yang dikembangkan oleh orang non islam dan dipelajari oleh orang non islam

3.Gelombang Studi islam
Dalam studi islam pembelajaran islam itu dibedah secara modern atau kita mempelajari islam dari sudut pandang modernisasi atau secara ilmiah.

Perbedaan ‘Ulumuddin dengan Studi islam

Dari segi metodologi
‘Ulumuddin = melihat islam dari sudut alamih
Studi islam = melihat islam dari sudut ilmiah

Dari segi sikap
‘Ulumuddin = secara idiologi
Studi islam = melihat orang lain atau saling toleransi


B) Islam Normatif dan Historis

Untuk melakukan stadi atau penelitian islam perlu lebih dahulu ada kejelasan islam mana yang diteliti, islam pada lefel mana, maka penyebutan islam normatif dan islam historis adalah salah satu penyebutan lefel tersebut.

Islam normatif yaitu islam sebagai wahyu atu kajian islam yang memberi anjuran sesuai dengan seharusnya.
Islam histories yaitu islam yang difahami dan dipraktekkan kaum muslim dari masa nabi muhmmad sampai sekarang atau kajian islam yang sesuai dengan kenyataannya.

1 komentar:

psi ki_kelompok 8 mengatakan...

optimis....bagus..hm..

Posting Komentar

 

W3C Validations

Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Morbi dapibus dolor sit amet metus suscipit iaculis. Quisque at nulla eu elit adipiscing tempor.